Kenapa Iklan Shopee Penting untuk Seller?
Kompetisi di Shopee makin ketat. Tanpa iklan, produk Anda tenggelam di antara jutaan listing. Iklan Shopee (Shopee Ads) memberi Anda visibilitas premium di posisi teratas hasil pencarian.
3 Jenis Iklan Shopee yang Wajib Anda Kuasai
- Iklan Produk (Product Ads) — Untuk mendorong penjualan produk spesifik
- Iklan Toko (Shop Ads) — Untuk brand awareness dan follower
- Iklan GMV Max — Otomatisasi campaign untuk skala besar
Langkah Setup Iklan Shopee Pertama Anda
- Aktifkan Seller Center → Ads (top-up minimal Rp 50.000)
- Pilih produk yang sudah punya minimal 20 penjualan organic
- Set daily budget mulai dari Rp 20.000/hari untuk fase testing
- Pilih keyword yang relevan (mulai 10-15 keyword)
- Pantau ROAS minimal 3x setelah 3 hari data
Metrik Penting yang Harus Dipantau
ROAS (Return on Ad Spend) — Berapa Rupiah revenue per Rp 1 iklan. Target minimum 3x. Contoh: budget Rp 100.000 harus menghasilkan Rp 300.000 revenue.
CTR (Click Through Rate) — Persentase orang yang klik dari total impresi. Target > 2%.
Conversion Rate — Persentase orang yang beli dari total klik. Target > 5%.
Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Seller Baru
- ❌ Iklankan produk tanpa penjualan organic
- ❌ Budget terlalu kecil (< Rp 20.000/hari)
- ❌ Terlalu banyak keyword sekaligus (> 30 keyword)
- ❌ Panic pause campaign setelah 1 hari data
Kesimpulan
Iklan Shopee bisa jadi mesin cetak omzet kalau di-setup benar. Kunci utamanya: data-driven decision. Jangan tebak-tebakan.
Kalau ingin belajar lengkap dengan case study nyata dan template setup step-by-step, ikuti kelas Iklan Shopee di MASTOFA.COM.
